Minggu, 29 Juli 2012

Dahsyatnya Cinta


Dinamika percintaan sungguhlah dahsyat, segala sesuatu bisa dikalahkan dengan cinta, dengan cinta juga dunia ini menjadi damai dan tentram.
Bisa kita bayangkan kalau kita hidup tanpa cinta, maka dunia ini akan gersang, penuh dengan pertumpahan darah dan hidup seakan dijepit batu yang besar karna tidak ada perdamaian.
Oleh karena itu benar adanya sebuah pepata mengatakan "hidup tanpa cinta bagaikan taman tak berbunga" mungkin ini sbuah pepata yang sederhana, tapi bukan hanya sekedar taman yang tak berbunga yang tidak dapat memancarkan cahaya kehangatan dan ketentraman tapi lebih dari itu, hidup tanpa cinta bagaikan lautan minyak yang tak ada kehidupan didalamnya.
Sobat semua, itulah dunia nyata harus ada cinta yang menemani kita, dengan cinta kita dapat terhibur, dengan cinta kita dapat mencurahkan isi hati kita, dengan cinta kita bahagia, dengan cinta kita dapat berkorban dengan cita kita bisa.
Sobat semua perna merasakan yang nama jatuh cinta, ia itu pasti,  karena yang namanya cinta adalah manusiawi, cinta merupakan anugrah tuhan, cinta merupakan salah satu sifat yang Allah berikan kepada kita, oleh karena itu mungkin sepatutnya kita menyukuri rasa cinta ini, tapi kenyataan yang ada, jarang sekali orang yang menyukuri rasa cinta.
sobat,,jika sobat pernah merasakan cinta yang sebenarnya maka saya yakin sobat akan berkata, cinta membutuhkan pengorbanan, ketundukan, kepatuhan dan keiklhasan.
Semua yang diminta sang kekasih, sobat pasti usahakan demi mendapatkan cinta sang kekasih, begitu juga dengan pertemuan. Pasti sobat merasakan bahagia sangat dengan bertemu sang kekasih, apalagi pertemuan itu tercapapai setelah beberapa waktu yang lama sempat berpisah, maka kebahagiaan yang sobat rasakan tak dapat diukir dan diungkapkan dengan kata-kata, sungguh bahagianya saat itu dan sungguh menyenangkan saat itu, dan bagi sobat yang sedang menunggu pertemuan dengan sang pujaan hatinya akan merasakan gelisah yang amat sangat. Detik jam semakin lama, sehari bagaikan seminggu, seminggu bagaikan sebulan dan sebulan bagaikan setahun.
Itulah gambaran singkat tentang percintaan manusia, begitu indah dan nikmat dunia percintaan, sehingga kalau seandainya lautan dijadikan tinta untuk mencatat kisah cinta anak manusia tidak akan pernah habis. Dan yang saya maksud adalah cinta-cinta yang benar-benar cinta, bukan cinta anak mudah sekarang habis lepas keperawanan, maka cintanya akan berpaling.
Sobat,, begitu juga dengan cinta kita kepada Allah sang pencipta dan sang pemberi cinta. Jangan kita hanya jadi bagaikan orang munafik, yang perkataannya tidak sesuai dengan hati dan perbuatannya. Kamu mengatakan cinta kepadanya sedangkan kamu tidak tunduk dan taat kepadanya, mala kamu tidak berharap pertemuan dengannya.
Sungguh jika sobat mengaku mencintai Allah, maka ikutilah patutlah apa yang diperintahkan Allah kepadamu,  dan seluruh apa yang diperintahkan Allah kepada kita sebagian besar tergambar dalam perkataan dan perbuatan Rasulullah, oleh karena itu Allah menyoba kita dengan firmannya yang artinya: katakanlah wahai muhammad, jika kalian mencintai Allah maka ikutilah aku (Rasulullah) maka Allah akan mencintai Kalian (QS.Al-Imran:31).
Itulah sebuah syarat jika kita mengaku mencintai Allah, kita harus tunduk dan patut apa yang dikatakan rasul sang utusan Allah Ta'ala kepada umat ini.
Wahai sobat, jika dunia percintaan diawali dengan perkenalan, pandangan atau sesuatu yang dapat menyebabkan timbulnya cinta, maka Allah lebih berhak dari itu, cinta kepada Allah tidaklah sempurna tanpa kita mengenal Allah, dan tanpa mengenal Allah kita juga tidak bisa dekat dengan Allah, maka sudah sewajarnya sebagai seorang anak manusia yang mengaku mencintai Allah harus mengenal Allah.
Dan sobat tau apa yang harus kita kenal dari Allah?? Kita harus  mengenal haq-haq Allah, dan apa saja yang bisa mendatangkan cinta Allah, dan mendatangkan murka Allah, kita harus mengenalnya. Karena itu merupakan wasilah untuk kita bisa mencintai Allah dan mendekatkan diri kepada Allah sehingga akan datang cinta Allah kepada kita.
Dan jika telah datang cinta Allah kepada kita maka tunggulah keajaiban akan datang kepadamu, simak hadis berikut yang artinya:
Barangsiapa memusuhi wali-Ku, maka Aku umumkan peperangan kepadanya. Tidaklah seorang hamba mendekatkan diri kepada-Ku dengan amalan yang lebih Aku sukai daripada amalan yang telah Aku wajibkan atasnya. Hamba-Ku senantiasa mendekatkan diri kepada-Ku dengan ibadah-ibadah sunnah, hingga Aku mencintainya. Bila Aku telah mencintainya, Aku akan menjadi pendengarannya yang dengannya ia mendengar, menjadi penglihatannya yang dengannya ia melihat, menjadi tangannya yang dengannya ia memukul, dan menjadi kakinya yang dengannya ia berjalan. Bila ia meminta, pasti akan Aku berikan. Bila ia meminta perlindungan, pasti Aku beri perlindungan. Tidak pernah Aku merasa bimbang sebagaimana ketika Aku mencabut nyawa seorang mukmin yang tidak menyukai kematian, sementara Aku tidak ingin menyakitinya.” (HR. Al-Bukhari)

Itu merupakan dahsyatnya  orang yang mendapatkan cinta Allah, Allah akan meberikan apa yang dia mau, apa yang dia inginkan dan Allah akan melindunginnya. Yakinlah, ini adalah janji Allah, dan Allah tidak pernah menginkari janjinya.
Wahai sobat, dan dunia percintaan juga telah menjadi bantahan bagi orang-orang yang mengingkari adanya pertemuan dan melihat wajah Allah kelak, karena realita  percintaan mengajarkan kita, bahwa bertemu dengan sang kekasih merupakan suatu hal yang menyenangkan, begitu juga dengan janji Allah, bahwa nikmat yang paling besar di akhirat kelak yaitu melihat wajah Allah.
Salah satu firman Allah yang artinya: Bagi orang-orang yang berbuat baik, ada pahala yang terbaik (surga) dan tambahannya yaitu melihat wajah Allah. (QS.Yunus:26)
Itulah dahsyatnya cinta, semoga kita semua termasuk orang yang amal perbuatannya sesuai dengan apa yang kita katakan yaitu mencintai Allah dan Rasulnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar