Senin, 04 Mei 2015

Agama Baru Dan Islam Musuh Mereka

Nashrani berlebihan mengagungkan Isya, bahkan menganggap Isya sebagai anak Tuhan.

Syiah tidak mengagungkan Muhammad, hanya mengagungkan Ali, dan Menganggap Ali sebagai pemimpin tunggal mereka, bukan Rasulullah.

Siapakah yang lebih baik antara syiah dan nashrani? Jawan sendiri.

Nashrani meyakini pemberi syafaat dan penebus dosa adalah nabi mereka.

Syiah mengesamping Rasulullah dan memilih aly seakan-akan aly nabi dan Aly sebagai pemberi syafàat mereka bukan Rasulullah.

Siapakah yang lebih baik antara nashrani dan syiah?

Kalau ditanya orang nashrani, "Siapakah orang-orang terbaik Isa?" Mereka akan menjawab sahabat nabi Isa.

Kalau Syiah di tanya, "Bagaimana dengan sahabat Nabi Muhammad?" mereka akan menjawab, sahabat nabi muhammad kafir. Kecuali Ali.

Siapakah yang lebih baik dari nashrani?

***

Dari itu kita tahu, syiah bukan Islam, mereka adalah agama bumi selain dari Islam.

Musuh besar mereka adalah Islam tapi lahan dakwah mereka adalah orang Islam, siapa yang tak mau ikut di anggap kafir, dan jika mereka berkuasa mereka akan membantai Islam yang tak mau ikut mereka.

Di bawah ini adalah foto yang diambil oleh pengikut syiah pada kajian Syiah di Makassar belum lama ini.

Irsun Badrun

Manyaran 05 Mei 2015

Anak Muda Simbol Perubahan dan Kekuatan

Anak muda yang lagi bersantai di bawah kolong langit. Menghabiskan waktu di setiap hari.

Apakah memang anak mua sudah wajar masa-masanya seperti ini?

Tidak, itu hanya upaya pembodohan merubah gaya pikir orang-orang baik.

Anak muda tidak identik dengan kerusakan, glamor juga kebiadaban.

Anak muda adalah simbol kekuatan.

Sadar itu!

Kalau kehidupan yang glamor menguasainya, maka bertambah parah hidupnya.

Kalau kehidupan penuh iman menguasainya, maka pintu-pintu kebaikan dan perubahan akan ada di tangannya.

Ali, Anas, Barra' dan yang lainnya adalah anak muda penuh semagat tinggi maka perubahan adalah sesuatu yang pasti.

Anak muda juga, bisa berbuat lebih banyak, dan bahkan bisa memindahkan gunung kalau dia memulai menlmindahkan gunung dari masa belianya,

So, salah jika anak muda diidentikkan dengan kerusakan. Sehingga tak jarang orang tua berkata, "Hamili anak orang? Itu wajar. Wanita itu hamil? Itu wajar. Tak punya kerja? Itu wajar."

Sekali lagi, itu tidak wajar, karena anak muda simbol sebuah perubahan dan kekuatan.

Solusinya, pendidikan iman adalah sumber perubahan dan kekuatan itu,

Irsun Badrun

Manyaran 05 Mei 2015

Anak Muda Simbol Perubahan dan Kekuatan

Anak muda yang lagi bersantai di bawah kolong langit. Menghabiskan waktu di setiap hari.

Apakah memang anak mua sudah wajar masa-masanya seperti ini?

Tidak, itu hanya upaya pembodohan merubah gaya pikir orang-orang baik.

Anak muda tidak identik dengan kerusakan, glamor juga kebiadaban.

Anak muda adalah simbol kekuatan.

Sadar itu!

Kalau kehidupan yang glamor menguasainya, maka bertambah parah hidupnya.

Kalau kehidupan penuh iman menguasainya, maka pintu-pintu kebaikan dan perubahan akan ada di tangannya.

Ali, Anas, Barra' dan yang lainnya adalah anak muda penuh semagat tinggi maka perubahan adalah sesuatu yang pasti.

Anak muda juga, bisa berbuat lebih banyak, dan bahkan bisa memindahkan gunung kalau dia memulai menlmindahkan gunung dari masa belianya,

So, salah jika anak muda diidentikkan dengan kerusakan. Sehingga tak jarang orang tua berkata, "Hamili anak orang? Itu wajar. Wanita itu hamil? Itu wajar. Tak punya kerja? Itu wajar."

Sekali lagi, itu tidak wajar, karena anak muda simbol sebuah perubahan dan kekuatan.

Solusinya, pendidikan iman adalah sumber perubahan dan kekuatan itu,

Irsun Badrun

Manyaran 05 Mei 2015

Da'i Desa

Kutersenyum geli, ketika ada yang menganggap da'i itu hanya yang sering tampil di stasiun televisi.

Pasalnya gini, ada seorang teman berkata, "Kamu itu lulusan pondok tapi kok tidak jadi pendakwah, ya seperti ustad-ustad di televisi."

Haha, cobalah kamu bertanya kepada ustad-ustad yang tampil di televisi, siapa guru mereka. Tentunya mereka yang jarang ujung gigi di televisi.

Ada di sana da'i-da'i yang setiap harinya menuai cela, ada juga yang menghadapai puluhan, ratusan, ribuan bahkan mungkin jutaan santri tapi nama mereka tak pernah nongol di televisi.

Kata seorang kakek tua sekaligus guru lulusan ibnu Su'ud Ustad Asmuji Muhayyat. Lc, "Kulebih senang mengajarkan kalian kemudian kalian kembali menjadi guru ngaji di plosok desa sana daripada terkenal tapi muridnya hanya menjadi pendengar setia saja."

Ya da'i desa yang tak dikenal ditelevisi. Mereka mencona menjadi lentera di lingkungan mereka. Mereka mendidik dari angka nol sampai menjadi angka 10.

Irsun Badrun

Manyaran 04 Mei 2015

Minggu, 03 Mei 2015

Merengkuh Manisnya Iman

Kalau saja mendapatkan hidayah iman itu bisa diputar kembali, maka hampir setiap orang akan memilih mendapatkan hidayah sàat masih kecil.

Ia ingin mengulang hidupnya kembali dalam lembaran putih. Ia ingin mengisi hidupnya dengan sesuatu yang lebih berarti.

Ia menyesal kenapa hidayah itu baru datang kepadanya. Mengapa tidak dari dulu sehingga ia bisa memeluk erat-erat hidayah itu.

Manisnya iman membuat ia tersedu-sedu akan masa yang penuh luka pilu di bawah bayangan setan.

Tapi tidakk mengapa, penting dari semua itu, ia bisa belajar mencintai Allah dan Rasul-Nya melebihi dari yang lainnya. Bisa belajar mencintai seseorang karena Allah, serta benci kembali pada hari-hari penuh kegelapan sebagaimana ia benci dimasukkan ke dalam api neraka.

Dan disitulah manisnya iman bisa direngkuh.

Irsun Badrun

Manyaran 04 Mei 2015

Sabtu, 02 Mei 2015

Promosikanlah Kebenaran

Perkenalkan, mereka adalah warga pedalaman yang hidupnya serba natural. Terpenting bagi mereka, bisa mengisi perut hari ini. Dan itulah kebahagiaan bagi mereka.

Sebuah desa yang msih kuat dan kokoh adatnya, menganggap Islam sebagai ancaman adat mereka. Sebab itu, hal-hal yang tidak disyariatkan, khurafat dan bahkan kesyirikan, lebih banyak terjadi pada masyarakat pedalaman.

Walau begitu, mereka sangat menghargai dan mengormati tamu kota yang datang berkunjung di kampung mereka. Hal ini dapat dilihat dari senyum mekar mereka di kala kita melewati mereka.

Kembali pada kuatnya adat mereka dan senangnya mereka menjamu tamu, agar hendaknya orang-orang yang peduli akan agama Allah dan suka memberikan arti hidayah pada orang lain, supaya sewaktu-waktu berkunjung  ke pedalaman dan mengajarkan pada mereka pokok-pokok agama, dan kalau punya kelebihan berupa harta, maka belikanlah mereka perlengkapan ibadah. Karena boleh jadi, mereka sangat tidak mempedulikan perlengkapan ibadah mereka.

Peduli akan hidayah saudara adalah kewajiban bersama. Jangan hanya banyak mencela, tapi tidak memberikan solusi buat mereka.

Mulailah dari kegiatan yang nyata dan promosikanlah kebenaran, karena boleh jadi ada yang belum mengenal kebenaran itu.

Irsun Badrun

Manyaran 03 Mei 2015

Jumat, 27 Februari 2015

فبراير

بيان نشاط الدعوة حول مسجد شباب الأربعاء
9 جمادي الأولى 1436 هـ الموافق 29 فبراير 2015



1.  إمام رواتب لكل يوم

2.  تدريس قراءة القرآن للأولاد 19 ساعة و 30 دقيقة في الشهر (بقية الأسبوع أشترك في برنامج الإمام القدوة للتدريب والتطوير. التنفيذ رابطة العالم الإسلامي)
عدد الأولاد 30 ولدا


3.  حلقة تحفيظ القرآن
عدد المشتركين 7 أولاد
منهم:
-        ألدو (عدد السور حفظها 26 سورة)
-        جانرا دوي بانجيستو (عدد السور حفظها 19 سورة)
-        إيكا مصلحة الفطرة (عدد السور حفظتها 17 سورة)
-        ديان دوي ليستاري (عدد السور حفظتها 17 سورة)
-        ريلتا دمايانتي (عدد السور حفظتها 15 سورة)
-        وينانتي (عدد السور حفظتها 10 سور)
-        يودا (عدد السور حفظها 10 سور)


4.  مجلس العلم الشرعي للشباب
ساعة لكل أسبوع
عدد المشتركين من 5 حتى 20 من المشتركين
المواد التي ألقيت إليهم
-        التوازن في الحياة
-        إخلاص النية
-        معنى لا إله إلا الله وأن محمدا رسول الله
-        معنى البسملة
-        معنى سورة الفاتحة


5.  مجلس العلم الشرعي لعامة الناس
ساعة لكل أسبوع
المشتركون من جماعة الصلاة وعددهم من 20 حتى 50
وعنوان الدرس لايزال في "معرفة الله"


6.  تحسين قراءة القرآن
ساعة لكل أسبوع
والمشتركون من من استطاع قراءة القرآن لكبر السن


7.  حلقة مراجعة حفظ القرآن
ساعة لكل أسبوع
المشتركون من من يشترك في حلقة تحفيظ القرآن


8.  زيارة المرضى وإعطاءهم كفالة التداوي في هذا الشهر
-        أم إيكا
-        ماريانتو
-        عامة سالمى (أبوها على دين البوذي)


9.  زيارة إلى بيوت أهل القرية لكسب قلوبهم
-        رئيس القرية
-        بادمي
-        بادمو


10.                    المناشط التي لم تكمل تنفيذها
-        صناعة المقرر للأولاد


السلبيات
-        في بعض أحيانا جاءني الكسل أو الفطور
-        لم أجيد لغة أهل جاوا
-        بعض المواد تحتاج إلى التصوير
-        قلة مراجعة قبل إلقاء الدرس


المرسل
أبو نضرة إرسون بدرون بن أنوار بدرون


Senin, 04 Mei 2015

Agama Baru Dan Islam Musuh Mereka

Nashrani berlebihan mengagungkan Isya, bahkan menganggap Isya sebagai anak Tuhan.

Syiah tidak mengagungkan Muhammad, hanya mengagungkan Ali, dan Menganggap Ali sebagai pemimpin tunggal mereka, bukan Rasulullah.

Siapakah yang lebih baik antara syiah dan nashrani? Jawan sendiri.

Nashrani meyakini pemberi syafaat dan penebus dosa adalah nabi mereka.

Syiah mengesamping Rasulullah dan memilih aly seakan-akan aly nabi dan Aly sebagai pemberi syafàat mereka bukan Rasulullah.

Siapakah yang lebih baik antara nashrani dan syiah?

Kalau ditanya orang nashrani, "Siapakah orang-orang terbaik Isa?" Mereka akan menjawab sahabat nabi Isa.

Kalau Syiah di tanya, "Bagaimana dengan sahabat Nabi Muhammad?" mereka akan menjawab, sahabat nabi muhammad kafir. Kecuali Ali.

Siapakah yang lebih baik dari nashrani?

***

Dari itu kita tahu, syiah bukan Islam, mereka adalah agama bumi selain dari Islam.

Musuh besar mereka adalah Islam tapi lahan dakwah mereka adalah orang Islam, siapa yang tak mau ikut di anggap kafir, dan jika mereka berkuasa mereka akan membantai Islam yang tak mau ikut mereka.

Di bawah ini adalah foto yang diambil oleh pengikut syiah pada kajian Syiah di Makassar belum lama ini.

Irsun Badrun

Manyaran 05 Mei 2015

Anak Muda Simbol Perubahan dan Kekuatan

Anak muda yang lagi bersantai di bawah kolong langit. Menghabiskan waktu di setiap hari.

Apakah memang anak mua sudah wajar masa-masanya seperti ini?

Tidak, itu hanya upaya pembodohan merubah gaya pikir orang-orang baik.

Anak muda tidak identik dengan kerusakan, glamor juga kebiadaban.

Anak muda adalah simbol kekuatan.

Sadar itu!

Kalau kehidupan yang glamor menguasainya, maka bertambah parah hidupnya.

Kalau kehidupan penuh iman menguasainya, maka pintu-pintu kebaikan dan perubahan akan ada di tangannya.

Ali, Anas, Barra' dan yang lainnya adalah anak muda penuh semagat tinggi maka perubahan adalah sesuatu yang pasti.

Anak muda juga, bisa berbuat lebih banyak, dan bahkan bisa memindahkan gunung kalau dia memulai menlmindahkan gunung dari masa belianya,

So, salah jika anak muda diidentikkan dengan kerusakan. Sehingga tak jarang orang tua berkata, "Hamili anak orang? Itu wajar. Wanita itu hamil? Itu wajar. Tak punya kerja? Itu wajar."

Sekali lagi, itu tidak wajar, karena anak muda simbol sebuah perubahan dan kekuatan.

Solusinya, pendidikan iman adalah sumber perubahan dan kekuatan itu,

Irsun Badrun

Manyaran 05 Mei 2015

Anak Muda Simbol Perubahan dan Kekuatan

Anak muda yang lagi bersantai di bawah kolong langit. Menghabiskan waktu di setiap hari.

Apakah memang anak mua sudah wajar masa-masanya seperti ini?

Tidak, itu hanya upaya pembodohan merubah gaya pikir orang-orang baik.

Anak muda tidak identik dengan kerusakan, glamor juga kebiadaban.

Anak muda adalah simbol kekuatan.

Sadar itu!

Kalau kehidupan yang glamor menguasainya, maka bertambah parah hidupnya.

Kalau kehidupan penuh iman menguasainya, maka pintu-pintu kebaikan dan perubahan akan ada di tangannya.

Ali, Anas, Barra' dan yang lainnya adalah anak muda penuh semagat tinggi maka perubahan adalah sesuatu yang pasti.

Anak muda juga, bisa berbuat lebih banyak, dan bahkan bisa memindahkan gunung kalau dia memulai menlmindahkan gunung dari masa belianya,

So, salah jika anak muda diidentikkan dengan kerusakan. Sehingga tak jarang orang tua berkata, "Hamili anak orang? Itu wajar. Wanita itu hamil? Itu wajar. Tak punya kerja? Itu wajar."

Sekali lagi, itu tidak wajar, karena anak muda simbol sebuah perubahan dan kekuatan.

Solusinya, pendidikan iman adalah sumber perubahan dan kekuatan itu,

Irsun Badrun

Manyaran 05 Mei 2015

Da'i Desa

Kutersenyum geli, ketika ada yang menganggap da'i itu hanya yang sering tampil di stasiun televisi.

Pasalnya gini, ada seorang teman berkata, "Kamu itu lulusan pondok tapi kok tidak jadi pendakwah, ya seperti ustad-ustad di televisi."

Haha, cobalah kamu bertanya kepada ustad-ustad yang tampil di televisi, siapa guru mereka. Tentunya mereka yang jarang ujung gigi di televisi.

Ada di sana da'i-da'i yang setiap harinya menuai cela, ada juga yang menghadapai puluhan, ratusan, ribuan bahkan mungkin jutaan santri tapi nama mereka tak pernah nongol di televisi.

Kata seorang kakek tua sekaligus guru lulusan ibnu Su'ud Ustad Asmuji Muhayyat. Lc, "Kulebih senang mengajarkan kalian kemudian kalian kembali menjadi guru ngaji di plosok desa sana daripada terkenal tapi muridnya hanya menjadi pendengar setia saja."

Ya da'i desa yang tak dikenal ditelevisi. Mereka mencona menjadi lentera di lingkungan mereka. Mereka mendidik dari angka nol sampai menjadi angka 10.

Irsun Badrun

Manyaran 04 Mei 2015

Minggu, 03 Mei 2015

Merengkuh Manisnya Iman

Kalau saja mendapatkan hidayah iman itu bisa diputar kembali, maka hampir setiap orang akan memilih mendapatkan hidayah sàat masih kecil.

Ia ingin mengulang hidupnya kembali dalam lembaran putih. Ia ingin mengisi hidupnya dengan sesuatu yang lebih berarti.

Ia menyesal kenapa hidayah itu baru datang kepadanya. Mengapa tidak dari dulu sehingga ia bisa memeluk erat-erat hidayah itu.

Manisnya iman membuat ia tersedu-sedu akan masa yang penuh luka pilu di bawah bayangan setan.

Tapi tidakk mengapa, penting dari semua itu, ia bisa belajar mencintai Allah dan Rasul-Nya melebihi dari yang lainnya. Bisa belajar mencintai seseorang karena Allah, serta benci kembali pada hari-hari penuh kegelapan sebagaimana ia benci dimasukkan ke dalam api neraka.

Dan disitulah manisnya iman bisa direngkuh.

Irsun Badrun

Manyaran 04 Mei 2015

Sabtu, 02 Mei 2015

Promosikanlah Kebenaran

Perkenalkan, mereka adalah warga pedalaman yang hidupnya serba natural. Terpenting bagi mereka, bisa mengisi perut hari ini. Dan itulah kebahagiaan bagi mereka.

Sebuah desa yang msih kuat dan kokoh adatnya, menganggap Islam sebagai ancaman adat mereka. Sebab itu, hal-hal yang tidak disyariatkan, khurafat dan bahkan kesyirikan, lebih banyak terjadi pada masyarakat pedalaman.

Walau begitu, mereka sangat menghargai dan mengormati tamu kota yang datang berkunjung di kampung mereka. Hal ini dapat dilihat dari senyum mekar mereka di kala kita melewati mereka.

Kembali pada kuatnya adat mereka dan senangnya mereka menjamu tamu, agar hendaknya orang-orang yang peduli akan agama Allah dan suka memberikan arti hidayah pada orang lain, supaya sewaktu-waktu berkunjung  ke pedalaman dan mengajarkan pada mereka pokok-pokok agama, dan kalau punya kelebihan berupa harta, maka belikanlah mereka perlengkapan ibadah. Karena boleh jadi, mereka sangat tidak mempedulikan perlengkapan ibadah mereka.

Peduli akan hidayah saudara adalah kewajiban bersama. Jangan hanya banyak mencela, tapi tidak memberikan solusi buat mereka.

Mulailah dari kegiatan yang nyata dan promosikanlah kebenaran, karena boleh jadi ada yang belum mengenal kebenaran itu.

Irsun Badrun

Manyaran 03 Mei 2015

Jumat, 27 Februari 2015

فبراير

بيان نشاط الدعوة حول مسجد شباب الأربعاء
9 جمادي الأولى 1436 هـ الموافق 29 فبراير 2015



1.  إمام رواتب لكل يوم

2.  تدريس قراءة القرآن للأولاد 19 ساعة و 30 دقيقة في الشهر (بقية الأسبوع أشترك في برنامج الإمام القدوة للتدريب والتطوير. التنفيذ رابطة العالم الإسلامي)
عدد الأولاد 30 ولدا


3.  حلقة تحفيظ القرآن
عدد المشتركين 7 أولاد
منهم:
-        ألدو (عدد السور حفظها 26 سورة)
-        جانرا دوي بانجيستو (عدد السور حفظها 19 سورة)
-        إيكا مصلحة الفطرة (عدد السور حفظتها 17 سورة)
-        ديان دوي ليستاري (عدد السور حفظتها 17 سورة)
-        ريلتا دمايانتي (عدد السور حفظتها 15 سورة)
-        وينانتي (عدد السور حفظتها 10 سور)
-        يودا (عدد السور حفظها 10 سور)


4.  مجلس العلم الشرعي للشباب
ساعة لكل أسبوع
عدد المشتركين من 5 حتى 20 من المشتركين
المواد التي ألقيت إليهم
-        التوازن في الحياة
-        إخلاص النية
-        معنى لا إله إلا الله وأن محمدا رسول الله
-        معنى البسملة
-        معنى سورة الفاتحة


5.  مجلس العلم الشرعي لعامة الناس
ساعة لكل أسبوع
المشتركون من جماعة الصلاة وعددهم من 20 حتى 50
وعنوان الدرس لايزال في "معرفة الله"


6.  تحسين قراءة القرآن
ساعة لكل أسبوع
والمشتركون من من استطاع قراءة القرآن لكبر السن


7.  حلقة مراجعة حفظ القرآن
ساعة لكل أسبوع
المشتركون من من يشترك في حلقة تحفيظ القرآن


8.  زيارة المرضى وإعطاءهم كفالة التداوي في هذا الشهر
-        أم إيكا
-        ماريانتو
-        عامة سالمى (أبوها على دين البوذي)


9.  زيارة إلى بيوت أهل القرية لكسب قلوبهم
-        رئيس القرية
-        بادمي
-        بادمو


10.                    المناشط التي لم تكمل تنفيذها
-        صناعة المقرر للأولاد


السلبيات
-        في بعض أحيانا جاءني الكسل أو الفطور
-        لم أجيد لغة أهل جاوا
-        بعض المواد تحتاج إلى التصوير
-        قلة مراجعة قبل إلقاء الدرس


المرسل
أبو نضرة إرسون بدرون بن أنوار بدرون