Rabu, 29 Februari 2012

Di Kala Malam


Hari mulai larut malam, seluruh ruang mulai memancarkan kesunyian malam, hatipun terbawa dengan kesunyian malam.
Termenung apa yang kamu perbuat ini malam.
Bayanganmu selalu hadir diingatanku dikala malam.
Tapi aku hanya bisa membiarkan itu dengan perginya panjangnyan  malam.

Hati ini berharap kita akan berjumpa, dan mengisi sempinya malam 
dengan indahnya berdua dikala malam.
Walaupun hati ini tak tau, kita akan bertemu atau tidak, tapi hati ini selalu serakan kepada tuhannya malam, untuk mempertemukan kita demi mengisi sepinya malam.

Hati ini berlalu penuh dengan kesepian disaat malam, dan bertanya apakah kamu juga sama seperti aku kesepian disaat malam.

Semoga rasa rinduku ini, disaksikan oleh tuhannya malam, dan dapat mengabulkan doa hambanya yang sangat malang.
Aku yakin dengan tuhan yang mengatahui segala sesuatu digelap malam.
Kalau kita memperbaiki diri disaat sepi bagaikan sepinya malam, maka tuhannya malam akan mempertemukan kita dengan orang yang selalu memperbaiki diri walaupun dikala malam.
Disaat saat orang terlelap dengan dinginnya malam, aku terbangun untuk mengisi waktu malam.
Bermunajad kepada sang ilahi tuhannya malam, agar dipekenankan doa hamba pada ini malam.
Bahwa hambanya yang malang ini, mencintai orang yang terlelap saat malam, maka petemukanlah hamba ini, dengan orang yang kenal saya disaat malam.
Bahwasanya hamba tidak ingin menjadi malang denga orang yang terlelap dikala malam.
Maka malam indah disatu saat sangat hamba harapkan wahai tuhannya malam.

By : Irsun Badrun



4 komentar:

  1. Assalamu'alaikum.,
    Pertamax Mas Broe..
    irfanelbanyumassy.blogspot.com

    BalasHapus
  2. oke ust.. makin keren ja..............

    ada tampilan blog yang lebih bagus lagi..........
    kalau nte mau..

    BalasHapus